Kebenaran tentang Diri Kita

Standard

Di dunia ini tidak ada yang tidak dapat anda miliki -begitu anda secara mental menerima kenyataan bahwa anda dapat memilikinya. Robert Collier

Menurut Brian Tracy dalam bukunya ‘Change Your Thinking Change Your Life’, kita adalah orang yang berhak bahagia. Kita berhak memiliki kehidupan yang baik, penuh kesuksesan, kebahagiaan, kegembiraan, dan semangat. Kita berhak atas satu paket kehidupan yang berisi pacar yang baik dan hubungan yang sehat, kesehatan yang sempurna, fisik dan mental, pekerjaan dengan gaji besar dan lingkungan kerja yang menyenangkan, dan hidup berkecukupan secara finansial.

Menurut Mr. Brian, kita diciptakan untuk mendapatkan kesuksesan. Kita di desain untuk mempunyai rasa percaya diri yang tinggi untuk kita mampu berdiri di atas kaki sendiri untuk berlari dan meraih yang kita inginkan atau disebut ‘self-esteem’. Kita juga di desain untuk memiliki rasa hormat atas diri atau self-respect, terbukti kan kalau menghargai diri sendiri juga perlu. Dalam kadar tertentu, secukupnya, tidak berlebihan, tidak dengan cara merendahkan orang lain. Tapi karena kita juga seorang individu yang memiliki hak untuk merasa dan berpikir melalui sudut pandang manapun yang kita inginkan.

Mr. Brian mengatakan bahwa kita itu istimewa, tidak ada di dunia ini yang diciptakan persis dan mirip seperti kita. Kita punya kemampuan terpendam yang menakjubkan, dan jika kita gali, kemampuan itu akan membuat diri kita sendiri tercengang. Jika kita menggali kemampuan kita dengan serius dan dipergunakan dengan benar, Mr. Brian percaya kemampuan itu dapat mengantarkan kita pada apa pun yang kita inginkan dalam kehidupan.

Kita saat ini hidup pada masa yang paling hebat dalam sejarah kehidupan manusia. Kita dikelilingi banyak sekali peluang yang dapat kita gunakan untuk meraih impian-impian kita. Satu-satunya yang dapat menghalangi kita untuk meraih impian-impian kita adalah pikiran-pikiran kita sendiri. Pikiran kita yang tidak mempercayai kemampuan diri kita sendiri. Sungguh menyedihkan bukan. Kita menolak untuk maju, bukan karena kita tidak mampu, tapi karena kita menolak percaya bahwa kita memiliki kemampuan tersebut.

Padahal, masa depan kita terbuka lebar, nyaris tanpa batas.

Jadi bisakah kita mulai mempercayai diri kita?

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s