FF: Souriez pour Paris part 2

Standard

Author:Ameony

Judul:  Souriez pour Paris part 2

Main Cast:   Tiffany

Yoochun

Supporting Cast:  SNSD

Super Junior

Ide cerita ini original diilhamkan Tuhan pada author. Dilarang keras copy paste, menyalin, mengambil atau menjiplak karya ini.

Karena Yoochun dan Tiffany adalah salah satu pairing favorit aku, akhirnya FF ini tercipta lagi. Ini lanjutan part 1 kemarin. Happy reading.🙂

 

Aku membuka mata dan menemukan namja itu di sana, duduk di sofa dengan gitar di pangkuannya. Aku memejamkan mata lagi, mimpi ini terlalu indah untuk menjadi kenyataan.

“Yeobo, sejak kapan kau berubah jadi kebo? Sudah siang. Bangunlah…”

Aku tidak pernah tahu kalau mimpi bisa sejelas ini. Aku bahkan bisa mendengar suaranya yang berat, suara yang kunantikan selama seminggu terakhir ini. Mungkin juga aku gila karena aku bisa merasakan desahan napasnya menerpa kulitku. Dan sentuhan hangat pun kurasakan di pipiku. Sumpah. Aku tidak ingin bangun. Mimpi ini terlalu indah.

“Tiffany Hwang, bisakah kau menyambut ku dengan lebih baik? Aku melintasi separuh dunia untuk menemuimu. Dan aku malah mendapatimu tidur sepanjang pagi.”

Oke. Cukup. Mimpi ini bisa membuatku gila. Aku harus bangun dan menerima kenyataan bahwa tunanganku, Yoochun berada di Los Angel, mengurus bisnis fashionnya yang menyebalkan. Sungguh Tuhan. Aku harus bangun.

Aku mencoba membuka mataku yang berat. Dan aku terkesiap, jarak antara wajah kami kurang dari sejengkal. Dan cup. Dia mencium hidungku. Ya! Yoochun. Maksudku Park Yoochun yang kurindukan itu ada di sini, di paris, di kamarku.

Aku segera bangun karena dia mulai mengincar bibirku. Aku nggak boleh begini. Dia telah membuatku gundah gulana selama seminggu, enak saja datang main cium-cium segala.

“Ya! Ngapain kau di kamarku?!” aku menarik selimut menutupi tubuhku. Aku mengenakan dress doll yang lumayan pendek, aku sekamar dengan Sunny yang nggak suka suhu AC di bawah 25 derajat.

“Tak kusangka, cara itu efektif untuk membangunkanmu. Kalau tahu begitu, kulakukan saja dari tadi.” Yoochun tersenyum membuat lesung pipitnya muncul, aku suka, tapi aku malah melemparkan bantal ke arahnya.

“Keluar!” teriakku.

Yoochun menggeleng,”Tak bisakah kau bersikap lebih baik padaku? Tidakkah kau merindukanku?”

“Merindukanmu? Yang benar saja? Buat apa aku merindukan orang yang tidak pernah memperhatikanku.”

Yoochun menghela napas dalam,”Kau sedang mengakuinya Mrs. Park. Kau mengharapkan perhatianku.”

Aku sungguh tidak mengerti kenapa ada orang seperti ini? Kalau dia tahu aku merindukannya, kenapa dia tidak pernah menghubungiku?

“Keluar! Aku tidak butuh perhatian dari orang menyebalkan sepertimu.”

Yoochun mengangkat bahunya dan berjalan pergi, namun dia berbalik menghampiriku, menunduk, dan mencium keningku,”Ngambeknya jangan lama-lama ya, soalnya aku juga merindukanmu.”

Dan kalimat itu sukses membuat jantungku yang berpacu kencang dari tadi nyaris meledak, mungkin kalau jantung ini bukan ciptaan Tuhan, jantung ini sudah hancur berkeping-keping saking gembiranya aku.

Yoochun menatap mataku dalam sambil tersenyum, kemudian berbalik pergi sambil berkata,”Mandilah, aku tunggu di luar, kau harus merasakan kota ini.”

to be continued

Tolong komentarnya ya..🙂

5 thoughts on “FF: Souriez pour Paris part 2

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s