Light Up

Standard

1

 

Untuk Olivia: mungkin kau sudah menemukan ‘Ethan’-mu. Mungkin juga belum. But yeah, life is hard. And you did all the time. Kau sudah sampai sejauh ini. Dan perjalanan masih jauh. So, you will try again and again. This life is crap, but lovely too. Happy Ethan day. {jangan tanya, saya juga ga ngerti maksudnya apa, random ngetik dari langit masih biru tiba2 udah item aja. I finish this story in 4 hours}. Happy reading. 😀

~

“Hei kecil, apa-apaan ini pulang-pulang malah nikah?” aku menatap Elgin yang masih menyurukkan dirinya di sofa sambil menyelimuti dirinya dengan selimut tebal putih pemberianku.

Elgin tertawa kecil,”Lucu ya mbak? Continue reading

Advertisements

Crapy Great

Standard

This short story present as a gift. For my second anniversary with wordpress. Thank you for this 2 years. Dan ini hadiah buat Olivia yang minta saya ngisi blog dengan cerpen. Hmmm… Elgin, Ethan, Sara, dan Davi adalah tokoh yang tidak nyata. Tapi mereka hidup. They live in my imagination. And I hope you like it mum. And… happy reading peoples.

^^

“Siapa dia El?” Sara meletakkan pantatnya di atas kursi panjang di kantin yang ribut. Matanya tertuju pada seorang laki-laki dengan rambut yang ditata laksana seorang model majalah vogue.

Elgin menggelengkan wajah sambil tertawa kecil,”Dont know, but maybe you can tell him. This is school. Not catwalk.”

“Why should me?” Sara melotot. Elgin cekikikan kemudian memutar matanya sarkas.

“Because you like would be fit with him. You two must be awesome for cover fashion magazine as Vogue.”

“Damn it!” Sara melemparkan Continue reading